MEMBANGUN KARAKTER WARGA NEGARA BERSPEKTIF GLOBAL MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TERHADAP LIMBAH AMPAS TAHU

Mike Meida Diningrum

Abstract


Masyarakat cenderung tidak mudah untuk beradaptasi terhadap perubahan, stigma yang melekat di lingkungan masyarakat menjadikan perubahan sesuatu yang sulit berkembang. Padahal, jika tidak dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman secara berlanjut, masyarakat dapat tertinggal dan sulit bertahan sebagai bagian dari masyarakat global di masa depan. Dalam mengatasi hal tersebut, pemberdayan masyarakat menjadi salah satu upaya untuk mewujudkan pembangunan masyarakat di era global. Perubahan kualitas masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat diperlukan untuk mengatasi kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan tantangan globalisasi dan memajukan negara Indonesia. Salah satunya yaitu melalui pengembangan nilai tambah limbah ampas tahu. Sebagai makanan yang telah dikenal lama di kalangan masyarakat, tahu telah mengalami berbagai perubahan varian makanan seperti kerupuk tahu, lumpia tahu, friench fries tofu dll. Tapi, tidak banyak masyarakat yang menyadari manfaat lain limbah padat ampas tahu selain pembuatan tempe gembus dan pakan ternak. Padahal, ampas tahu dapat dimanfaatkan menjadi berbagai varian makanan baru seperti, donat, nugget, kerupuk, dan brownies. Diharapkan, masyarakat tidak hanya dapat bertahan, namun juga dapat menikmati keuntungan melalui pemberdayaan ekonomi kreatif yang sejajar dengan perkembangan globalisasi. Melalui pemberdayaan masyarakat ini, dapat ditanamkan karakter sebagai warga negara yang berspektif global sehingga dapat bersaing di tengah perkembangan zaman sekaligus meningkatkan mutu masyarakat bangsa sehingga dapat menyongsong kemajuan bagi Indonesia.

Keywords


Pemberdayaan Masyarakat, Globalisasi, Limbah Ampas Tahu

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.