Pancasila Pengokoh Integrasi Nasional Di Era Disrupsi Sebuah Strategi Untuk Mengawal Mental Generasi Z

Eko Handoyo

Abstract


Era disrupsi merupakan era penuh tantangan sebagaimana digambarkan oleh Klaus Schwab, pendiri dan ketua eksekutif Forum Ekonomi Dunia. Era sekarang menurut Schwab (2017) adalah era revolusi industri 4.0 yang ditandai oleh gangguan terhadap kemapanan dan pembentukan kembali sistem produksi, konsumsi, transportasi, dan sistem pengantaran. Sekarang juga telah terjadi perubahan paradigma tentang bagaimana kita bekerja, bagaimana kita berkomunikasi, bagaimana kita mengekspresikan sesuatu, dan bagaimana kita memperoleh informasi. Dengan cara yang sama, pemerintah dan institusinya dibangun kembali, diantaranya adalah sistem pendidikan, pemeliharaan kesehatan, dan transportasi. Menurut Schwab (2017), cara baru penggunaan teknologi telah mengubah perilaku dan sistem produksi dan konsumsi serta mendukung adanya regenerasi dan pemeliharaan lingkungan alam. Kehadiran kecerdasan buatan, robotika, internet of things (IoT), kendaraan otonom, 3D printing, nanoteknologi, bioteknologi, ilmu material, penyimpanan energi, komputasi kuantum, serta inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi lainnya telah mengubah cara hidup masyarakat kini dan ke depan. Revolusi industri 4.0 meliputi tiga hal. Pertama, velocity atau kecepatan dimana suatu perkembangan bergerak secara eksponesial tidak linier. Kedua, breadth and depth atau lebar dan mendalam, dalam arti revolusi digital dan perkembangan teknologi mendorong perubahan paradigma yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam ranah ekonomi, bisnis, masyarakat, dan individu. Hal ini tidak hanya mengubah tentang apa dan bagaimana melakukan sesuatu, tetapi juga tentang siapa kita. Ketiga, systems impact atau dampak sistem. Hal ini melibatkan transformasi dalam seluruh sistem, yang melintasi negara, perusahaan, industri dan masyarakat sebagai keseluruhan. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang demikian cepat selain menghasilkan sisi positif seperti memberi kemudahan dalam kehidupan manusia dan masyarakat, juga ditengarai menelorkan hal-hal negatif yang diperkirakan dapat merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia. Integrasi nasional yang terpelihara dengan baik pada masa Orde Baru, kini menjadi fragile sebagai dampak dari revolusi industri 4.0. Dalam tulisan ini hendak dipaparkan apa masalah dan tantangan era disrupsi, dilanjutkan dengan pembahasan tentang kekhawatiran terganggunya integrasi nasional dan diakhiri dengan penguatan Pancasila sebagai ideologi pemersatu sekaligus pengokoh integrasi nasional Indonesia.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.