Peran Media Sosial Dalam Penguatan Integrasi Nasional

Novitasari Novitasari

Abstract


Penggunaan internet yang semakin marak digunakan membuat masyarakat Indonesia semakin mudah untuk berkomunikasi dan bertukar informasi melalui media sosial terutama pada generasi milenial. Akan tetapi, penggunaan media sosial yang kurang terkontrol dapat menyebabkan konflik baik secara horizontal maupun vertical sehingga dikhawatirkan dapat mendorong perpecahan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial yang dapat menimbulkan dampak positif bagi penguatan integrasi nasional. Peneliti menggunakan pendekatan penelitian kualtitatif dengan metode penelitian deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap pemilik telepon seluler terutama telepon pintar minimal memiliki satu akun media sosial. Beberapa media sosial yang kerap digunakan oleh pengguna, antara lain: Line, Whatsapp, Instagram, Facebook, Twitter, dan Youtube. Dampak positif dari penggunaan media sosial yang dapat mendukung penguatan integrasi nasional adalah dari sisi konten yang disajikan dan fungsi dari media sosial itu sendiri. Media sosial dapat mendukung terciptanya gotong royong dan menumbuhkembangkan rasa nasionalisme pada masyarakat terutama pada pengguna. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti memiliki dua rekomendasi. Pertama, terdapat dampak negatif dari penggunaan media sosial sehingga harus diantisipasi oleh semua pihak termasuk pengguna media sosial. Kedua, bagi pengguna harus lebih cermat dan selektif mengakses informasi melalui media sosial karena dapat mempengaruhi sikap. Selain itu, kontrol yang kurang sehingga tidak jarang informasi yang disajikan tidak terbukti kebenarannya.

Keywords


edia Sosial, Integrasi Nasional, Generasi Milenial

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.