Merevitalisasikan Nilai-nilai Pancasila Melalui Pendidikan Kewarganegaraan Pada Generasi Milineal

Neti Ramayani, Sayu Karinda, Risyallina Anbiyaningrat

Abstract


Salah satu warisan berharga masyarakat Indonesia adalah lahirnya Pancasila sebagai Filosofis Bangsa. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila memiliki makna dan arti filosofis mendalam yang dilahirkan dari adat dan budaya masyarakat Indonesia yang beraneka ragam, dengan itu pancasila sebagai alat pemersatu bangsa dan dijadikan sebagai pedoman di dalam kehidupan pribadi maupun sebagai warga Negara. Sehingga eksistensi nilai-nilai filosofis ini harus tetap tumbuh di tengah masyarakat global saat ini, dengan mengingat tantangan global yang tidak dapat dihindarkan oleh Negara manapun dan menimbulkan berbagai perubahan di dalam bidang kehidupan, baik perubahan positif menuju kemajuan maupun perubahan negatif yang menimbulkan perpecahan. Subjek utama dari tantangan globalisasi ini adalah generasi milineal yang merupakan generasi penerus bangsa dengan kehidupan yang modern, dan mahir dengan tekhnologi yang mendoktrin dalam kehidupan, dengan itu diperlukannya pengayoman dan penanaman karakter yang baik di dalam kehidupan, salah satunya melalui Pendidikan Kewarganegaraan. Pendidikan Kewarganegaraan bertujuan menjadikan warga negara yang baik, nasionalis, dan berakhlak mulia sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Untuk mewujudkan tujuan tersebut indikatornya adalah warga negara Indonesia harus meyakini dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila tersebut di dalam kehidupan pribadi maupun bernegara, dengan itu matapelajaran Pendidikan Kewarganegaraan memiliki peran yang sangat penting untuk merevitalisasikan nilai-nilai Pancasila tersebut kepada masyarakat khususnya pada generasi milineal saat ini.

Keywords


Pendidikan Kewarganegaraan, Nilai-nilai Pancasila, Generasi Milineal

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.