Menjadi Orang Bijak di Era Global Melalui Pembelajaran Filsafat Ilmu

Tutik Wijayanti

Abstract


Orang yang bijaksana dalam menyikapi suatu hal akan dapat mencari pemecahan dari permasalahan yang ditimbulkan oleh hal tersebut. Orang bijak adalah orang yang memiliki karakteristik yaitu tidak emosional, tidak egois, suka cinta, rindu pada nasihat, memiliki kasih sayang terhadap sesama, dan selalu berupaya membangun. Sebagai bangsa Indonesia, di era globalisasi saat ini hendaknya dapat tetap menjaga budaya maupun adat yang ada di Negara Indonesia meskipun gaya hidup, orientasi dan budaya baru banyak yang ditawarkan dari Negara-negara lain. Oleh karena itu, perlu adanya sikap yang bijak dalam menjalani kehidupan di era yang serba tanpa batas ini. Melalui filsafat, diharapkan manusia akan menjadi orang yang bijak dengan memiliki karakteristik seperti yang disebutkan sehingga tidak akan ada lagi fenomena-fenomena lingkungan yang menyimpang dari tatanan nilai moral, sosial,agama, dan hukum. Dengan belajar filsafat ilmu, dapat memperkaya pemahaman karena inti belajar filsafat ilmu adalah mempelajari asal-usul, struktur, metode dan validitas pengetahuan. Tentunya, ketika dapat memahami filsafat ilmu, dapat meyakinkan pada diri terkait manfaat ilmu itu sendiri, mengapa harus dipelajari, dan kenapa ilmu itu ada. Ketika sudah menguasai, dapat mengambil hikmah dan hakikat ilmu itu serta dapat dengan bijak menetukan sikap meskipun banyak pengaruh yang muncul dari dunia yang semakin mengglobal.

Keywords


Orang Bijak; Era Global; Filsafat Ilmu

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.