Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Basis Penanaman NilaiNilai Pancasila dalam Memperkokoh Persatuan Indonesia

Hariyanti Hariyanti, Heni Widia Nengsi, Indri Eka Septiani

Abstract


ndonesia merupakan negara yang terdiri dari beragam suku, etnis, bahasa, bahkan agama. Hal ini tergambar dari semboyan negara, “Bhinneka Tunggal Ika”. Kebhinnekaan tersebut potensial menimbulkan konflik jika tidak disikapi dengan bijak oleh bangsa Indonesia. Konfik horizontal seperti yang terjadi di Madura (2002) dan Poso (1999) merupakan contoh konflik yang ditunggangi oleh kepentingan politik dengan menyeret isu perbedaan agama sehingga menimbulkan chaos yang berujung jatuhnya korban jiwa. Negara majemuk seperti Indonesia (negara kebangsaan) hanya bisa bertahan kalau kemajemukan itu dihormati. Perbedaan hendaknya tidak dijadikan kelemahan dalam membangun persatuan Indonesia justru merupakan modal sosial yang menjadikan negara Indonesia bersifat khas dan unik di mata dunia jika dikelola dengan baik. Pendidikan kewarganegaraan (PKn) merupakan solusi dalam mencegah terjadinya konflik yang dilatarbelakangi oleh keberagamaan di Indonesia. PKn sebagai pendidikan Multikultural berperan menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila di tengah keberagaman suku bangsa sehingga mampu melahirkan masyarakat yang toleran bahkan menjadikan keberagaman sebagai potensi dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan Indonesia. di Indonesia, kebersamaan nilai terungkap dalam Pancasila sehingga Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara merupakan perekat yang menyatukan perbedaan dalam realitas sosial yang ada. Pancasila merupakan bagian integral dalam Pendidikan kewarganegaraan yang berfungsi membentuk warga negara yang baik, cerdas, toleran, pluralis dan humanis..

Keywords


Pendidikan Kewarganegaraan; Pendidikan Multikultural; Nilai-Nilai Pancasila

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.