Membaca Gerakan Kiri Kampus Masa Kini dan Implikasi Bahayanya Bagi Kebangsaan Indonesia di Tengah Tarikan Globalisasi

Giri Harto Wiratomo, Sumarno Sumarno

Abstract


lobalisasi yang tumbuh memunculkan kontestasi politik-ekonomi internasional. Salah satu dampak globalisasi adalah pertarungan berbagai ideologi dunia. Kampus memiliki peran penting sebagai pengembang peradaban. Pengaruh pertarungan ideologi itu terjadi antara ideologi komunisme dan liberalisme. Kehidupan komunisme yang dicita-citakan merupakan utopia. Dampaknya adalah tumbuhnya paham materialisme dan gerakan kiri di kampus Indonesia. Gerakan kiri adalah komposisi dari ideologi sosialisme dan komunisme. Gerakan ini diminati mahasiswa karena ideologi perlawanan yang dianutnya. Tujuan penelitian ini untuk mengenali gerakan kiri di kampus dan implikasi bahayanya bagi kebangsaan Indonesia di tengah tarikan globalisasi. Strategi melawan gerakan kiri yaitu struktural, kultural, dan fungsional. Cara yang bisa dilakukan dengan common fighting seluruh komponen bangsa dan aktivasi lembaga negara penguatan Pancasila. Gerakan kiri melirik kampus sebagai pintu untuk menyebarkan ideologi sosialis kominus. Bagi mahasiswa yang sudah terpengaruh diberikan pembinaan. Membaca gerakan kiri di kampus dilakukan dengan dua pengamatan yaitu simbol/slogan dan pemikiran. Bahasa politik simbol/slogan seperti mengepalkan jari tangan kiri, lagu buruh tani, dan logo bintang merah. Pergerakan mahasiswa kiri di kampus bersifat gerakan bawah tanah (OTB) dengan bermacam cara dan kadang seporadis.

Keywords


Gerakan Kiri; Kampus; Bahaya Bagi Kebangsaan Indonesia; Globalisasi

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.